<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2559">
<titleInfo>
<title>pengembangan bentuk water trap pada kapal sebagai upaya mengurangi nilai tahanan kapal</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ali Munazid, S.T., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Rizaldy Ilham Bakhtiar</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Bagiyo Suwasono, S.T., M.T. FRINA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2019</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv, 77 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Tahanan kapal secara garis besar dapat didefinisikan sebagai suatu gaya yang bekerja melawan gerakan kapal. Gaya tersebut ditimbulkan akibat adanya kontak langsung antara badan kapal dengan aliran fluida. Tahanan kapal total dapat dibagi menjadi tahanan viskos (Rv), gelombang (Rw) dan udara (Ra). Dalam meningkatkan performa kapal dengan mengurangi tahanan ada sebuah solusi yang perlu pembuktian yaitu dengan desain ulang bentuk bottom dengan membuat kontruksi menyudut ke dalam kapal bertujuan agar bagian tersebut dapat membuat aliran fluida terperangkap dan menjadi pengganti atau bantalan bottom kapal saat bergesekan dengan aliran fluida tinggi. Metode yang digunakan dengan simulasi pemodelan Maxsurf kemudian dari hasil simulasi akan diperoleh nilai tahanan dan untuk mengetahui aliran fluida menggunakan analisa ANSYS. Pada simulasi yang dilakukan diketahui dengan aplikasi water trap sangat mengurangi nilai tahanan kapal sebesar 15% yang awal mula dengan bottom non water trap mendapat nilai tahanan sebesar 78 kn dan bottom berwater trap sebesar 61,4 kn. Nilai tahanan berkurang dikarenakan tekanan aliran pada water trap lebih rendah 36% sehingga gaya gesek berkurang dan water trap mulai fungsional pada knot 6,6.</note>
<subject authority=""><topic>Perencanaan</topic></subject>
<subject authority=""><topic>ANSYS</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Maxsurf</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Pemodelan numeric</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Hambatan viskos</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Konsep</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>621.19.14 Riz p</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0200022019</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>621.19.14 Riz p</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2559</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-03-18 11:43:10</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-03-18 11:45:43</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>